Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label artikel

Menjaga prasangka

Adakah peristiwa yang berlangsung lebih dari sepuluh tahun lalu dan masih senantiasa membekas di benak Anda? Bisa ya bisa pula tidak. Bagi saya, ada suatu kisah yang masih membekas karena hikmahnya ternyata belum begitu lama mampu benar-benar saya pahami… Alkisah, saya sedang menonton pawai tujuh belasan waktu itu. Lokasinya di dekat perlintasan kereta api, sebuah pertigaan, yang salah satu arahnya adalah arah menuju RSUD Wates. Penonton yang berjubel otomatis menutup jalan utama yang menuju rumah sakit tersebut. Di tengah ramainya suasana, sebuah mini van berusaha menyeruak kerumunan. Karuan saja pak polisi bertindak dan terjadilah suatu dialog dengan sang pengemudi mobil. Karena posisi saya cukup jauh untuk mendengarkan, jadilah saya hanya menilai alangkah ngaconya mobil yang hendak meminta jalan tersebut. Namun sejurus kemudian saya juga terkejut melihat seorang wanita yang duduk di sebelah pengemudi mobil itu. Di tangannya tampak seorang anak yang rapat terbalut ...

24 Januari, Mengingat Ustadz Jenderal Sudirman

Siapa tak kenal Jenderal Sudirman? Inilah satu-satunya jenderal yang hanya bisa menyaingi kepopuleran 7 jenderal korban keganasan PKI yang ada di buku sejarah. Di Bodas Karangjati, Purbalingga, bayi Sudirman pertama kalinya menangis tepatnya tanggal 24 Januari 1916. Dari sejak kecil, Sudirman sudah dikenal punya jiwa sosial yang tinggi. Semasa mudanya Sudirman aktif dalam organisasi pramuka dan terkenal sangat disiplin—satu sifat yang kelak akan menjadikannya sebagai seorang jenderal besar. Sudirman termasuk beruntung. Pasalnya untuk zaman itu, tak banyak yang bisa bersekolah sampai tuntas. Pendidikan terakhirnya adalah Sekolah Guru Muhammadiyah di Solo, tapi tak sampai tamat. Tapi beliau tetep menjadi guru di Muhammadiyah Cilacap. Di masa pendudukan Jepang, Sudirman sangat memperhatikan masalah sosial. Salah satu buktinya adalah ia mendirikan koperasi untuk menolong rakyat dari bahaya kelaparan. Pada zaman itu, tidak banyak yang mengerti tentang pentingnya koperasi. Selai...

Gaza Penduduk Paling Sehat di Dunia

Seorang wartawan yang baru beberapa bulan bekerja di salah satu majalah terkenal di negera Arab menjelaskan bahwa Gaza adalah pusat kesehatan terbesar (The Biggest Health Center) di dunia. Ceritanya bermula ketika sekretaris pimpinan redaksi (Pemred) majalah itu memberitahukan bahwa wartawan bernama Sa’id itu harus segera menghadap sang Pemred. Dengan hati gembira, wartawan yang masih muda dan enerjik tersebut segera menghadap pimpinannya.

INGIN ISTRI SHALIHAH? | SHALIHKAN DIRIMU

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Puji syukur kami panjatkan kepada Allah Subhanahu wata’ala yang tidak henti-hentinya melimpahkan karunia-Nya kepada kita semua, sehingga kita bisa menjalankan segala aktiviatas dengan lancar tidak kurang suatu apa. Shalawat serta salam semoga tetap atas junjungan Nabi Muhammad Shallahu ‘alaihi wasallam beserta keluarga dan sahabat beliau. Bermula dari pertanyaan seorang sahabat; mohon di beri amalan2/doa agar mendapatkn istri yg sholikha. Maka dari itu kami mencoba untuk menjawab semampunya, mengingat terbatasnya ilmu ini. Pertanyaan ini tentu menjadi pertanyaan pula bagi kita yang masih berjuang untuk mendapatkan seorang bidadari bernama wanita atau istri shalihah. Sebenarnya Allah Subhanahu wata’ala telah memberikan gambaran yang jelas dalam firman-Nya yang agung yang artinya: “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula). Dan wanita-wanita yang ...

2012

huh lagi rame pada ngebincangin tentang 2012, tapi Alhamdulillah dapat pencerahan dari salah satu blog di sini , ya hanya sekedar share, semoga ini bisa jadi bahan renungan dan pertimbangan, baik secara ilmiah ataupun secara hati nurani. Dari Pak Ma’rufin Sudibyo (LAPAN Indonesia) Pak Ma’rufin berpendapat:

20 Muwashofat Sang Pejuang

Setidaknya, ada 20 kriteria yang harus dimiliki pejuang, yang disarikan dari Al Qur'an dan hadits, yaitu : Aqidahnya bersih (saliimul 'aqiidah) Akhlaknya solid (Matiinul khuluqi) Ibadahnya benar (Shohiihul I'baadah) Tubuhnya sehat dan kuat (Qowiyyul jismi) Pikirannya intelek (Mutsaqqoful fikri) Jiwanya bersungguh-sungguh (Mujaahadatun nafsi) Mampu berusaha mencari nafkah (Qaadiirun 'alal kasbi) Efisien dalam memanfaatkan waktu (Hariisun 'alal waqti) Bermanfaat bagi orang lain (Naafi'un lighoirihi) Selalu menghindari perkara yang samar-samar (Ba'iidun 'anisy syubuhat) Senantiasa menjaga dan memelihara lisan (Hifdzul lisaan) Selalu istiqomah dalam kebenaran (istiqoomatun filhaqqi) Senantiasa menundukkan pandangan dan memelihara kehormatan (Gaddhul bashor wahifdul hurumat) Lemah lembut dan suka memaafkan (Latiifun wahubbul 'afwi) Benar, jujur dan tegas (Al Haq, Al-amanah-wasyja'ah) Selalu yakin dalam tindakan (Mutayaqqinun fil...

Aku hanyalah pria sederhana

Aku hanyalah pria sederhana lahir dari seorang ibu yang penuh kasih sayang, keluarga yang nyaman, cinta kasih tercurah..sekalipun kami hanyalah keluarga yang sederhana,namun aku betah dengan keadaan ini, syukur kupanjatkan akan kebaikan yang Allah berikan pada keluargaku.