Langsung ke konten utama

Pengembara - Almusafir - Rurousha

Manusia itu umpama musafir yg sedang dalam perjalanan jauh,,, berhenti ia disepohon pokok yg rindang (yaitu dunia) lalu lalai dan leka ia berehat disitu (perkara2 didunia),, sehingga dia melupakan tujuan asalnya (menuju ke akhirat yg kekal abadi).



Perumpamaan hidup anak Adam hanyalah antara jarak Azan & Iqamah, terlalu singkat; Kita lahir ke dunia diiringi alunan azan, kita kembali ke alam kubur juga bakal diiringi alunan azan

dunia hanyalah sementara,
diibaratkan ladang untuk hasilnya diakhirat kelak,,
tanamlah tanaman bermacam mcm didunia(berilmu),
suburkan tanaman ngan pelbagai cara(beramal),
semailah pohon2 yang bleh dimakan hasilnya(beriman),
spaya diakhirat nnti,,
kita hidup senang lenang di syurga yang abadi


"kita hidup di dunia bagaikan musafir yang hanya singgah sejenak di dunia ini, dan pada waktunya akan pergi lagi ke kampung akhirat"

...wallahualam
Dari Berbagai sumber



Rurousha = Al-musafir = Pengembara
Al-hasan = Yang baik
Abdullah = Hamba(abdi) Allah

Rurousha Alhasan Abdullah = Pengembara yang baik adalah Abdi Allah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1st post

Assalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh ba'da tahmid dan salawat Setelah belasan blog sya buat, ternyata inilah blog pribadi yang bener benerepribadi aku buat, semoga di postingan pertama ini bisa memberikan manfaat pada pembaca yang lainnya. amiin Wassalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh

M+(F-1)

Lama tak berpuisi karena sudah ada yang mengisi hati Lama tak berkarya karena sudah ada si Dia Lama tak berangan Karena dia sudah jadi pasangan F-1 Buka efwan Bukan F-one Bukan ef1 Tapi Fisika-1  Tapi 1 huruf sebelum itu Ialah Aku M Betul memang matematika Tapi lebih betul itu huruf pertama Si Dia yang mengisi hati Ah... Aku orang saintis Tak bisa romantis Sepuitis kata-kata manis Sudahlah Si dia kini mengisi setiap hari hati ini Biarlah kita seperti hubungan fisika dan matematika Karena kita Adalah  (F-1)ka dan Mira Guru Fisika dan Guru Matematika _____---_____

Menjaga prasangka

Adakah peristiwa yang berlangsung lebih dari sepuluh tahun lalu dan masih senantiasa membekas di benak Anda? Bisa ya bisa pula tidak. Bagi saya, ada suatu kisah yang masih membekas karena hikmahnya ternyata belum begitu lama mampu benar-benar saya pahamiĆ¢€¦ Alkisah, saya sedang menonton pawai tujuh belasan waktu itu. Lokasinya di dekat perlintasan kereta api, sebuah pertigaan, yang salah satu arahnya adalah arah menuju RSUD Wates. Penonton yang berjubel otomatis menutup jalan utama yang menuju rumah sakit tersebut. Di tengah ramainya suasana, sebuah mini van berusaha menyeruak kerumunan. Karuan saja pak polisi bertindak dan terjadilah suatu dialog dengan sang pengemudi mobil. Karena posisi saya cukup jauh untuk mendengarkan, jadilah saya hanya menilai alangkah ngaconya mobil yang hendak meminta jalan tersebut. Namun sejurus kemudian saya juga terkejut melihat seorang wanita yang duduk di sebelah pengemudi mobil itu. Di tangannya tampak seorang anak yang rapat terbalut ...