Langsung ke konten utama

Fisikawan Muda Mencari Cinta

 

Kehancuran itu bagai scattering dalam fisika kuantum

namun hati tak dapat mengikuti dilatasi waktu

semua hanya sebuah friksi dalam hati

 

ketika penantian terasa lama

bagai waktu sebuah asa melewati jutaan tahun cahaya

ketika cinta tak lagi beresonansi

hati mencoba bagaikan benda tegar

 

andai cinta sang fisikawan muda bagai ikatan inti

ia mencoba mengikis sedih nya dihati

namun semua hanya cita yang belum tercapai

bagai pendapat ketidak pastian heisenbergh

semakin di coba semakin tak pasti

 

namun fiskawan muda tetap yakin

cintanya datang tak tergantung ketinggian

ketinggian pada energi potensial

namun tetap pencariannya kini

masih tergantung waktu

t inisial, t nol, t satu, t dua, atau t final.

dia tetap sabar menanti

dan terus menanti

menanti….

menanti…

 

By : al-musafir

(terinspirasi dari kisah teman yang sedang gundah mencari cintanya)

Komentar

  1. silahkan kalo ada yang mau revisi, hahaha, tidak di patenkan ko

    BalasHapus
  2. Asw. Mampirr... Jangan nyari cinta deh. menjemput aja...hehe

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

1st post

Assalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh ba'da tahmid dan salawat Setelah belasan blog sya buat, ternyata inilah blog pribadi yang bener benerepribadi aku buat, semoga di postingan pertama ini bisa memberikan manfaat pada pembaca yang lainnya. amiin Wassalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh

M+(F-1)

Lama tak berpuisi karena sudah ada yang mengisi hati Lama tak berkarya karena sudah ada si Dia Lama tak berangan Karena dia sudah jadi pasangan F-1 Buka efwan Bukan F-one Bukan ef1 Tapi Fisika-1  Tapi 1 huruf sebelum itu Ialah Aku M Betul memang matematika Tapi lebih betul itu huruf pertama Si Dia yang mengisi hati Ah... Aku orang saintis Tak bisa romantis Sepuitis kata-kata manis Sudahlah Si dia kini mengisi setiap hari hati ini Biarlah kita seperti hubungan fisika dan matematika Karena kita Adalah  (F-1)ka dan Mira Guru Fisika dan Guru Matematika _____---_____

Menjaga prasangka

Adakah peristiwa yang berlangsung lebih dari sepuluh tahun lalu dan masih senantiasa membekas di benak Anda? Bisa ya bisa pula tidak. Bagi saya, ada suatu kisah yang masih membekas karena hikmahnya ternyata belum begitu lama mampu benar-benar saya pahami… Alkisah, saya sedang menonton pawai tujuh belasan waktu itu. Lokasinya di dekat perlintasan kereta api, sebuah pertigaan, yang salah satu arahnya adalah arah menuju RSUD Wates. Penonton yang berjubel otomatis menutup jalan utama yang menuju rumah sakit tersebut. Di tengah ramainya suasana, sebuah mini van berusaha menyeruak kerumunan. Karuan saja pak polisi bertindak dan terjadilah suatu dialog dengan sang pengemudi mobil. Karena posisi saya cukup jauh untuk mendengarkan, jadilah saya hanya menilai alangkah ngaconya mobil yang hendak meminta jalan tersebut. Namun sejurus kemudian saya juga terkejut melihat seorang wanita yang duduk di sebelah pengemudi mobil itu. Di tangannya tampak seorang anak yang rapat terbalut ...