Langsung ke konten utama

Tak Semestinya Facebook Mengurangi Amalan dan Pahala Ramadhan Kita

Ramadhan tiba 3x marhaban ya ramadhan 2x”, itulah penggalan lirik dari lagunya opick, ada juga “Ramadhan kembali hadir dengan rahmatnyaa…” penggalan nasyid yang di populerkan oleh Justice Voice. Itulah dua contoh nasyid yang mungkin mewakili suka cita umat islam dalam menyambut bulan suci ramadhan, bulan yang penuh dengan rahmat dari Allah SWT, bukan hanya melalui nasyid, namun banyak juga dari ta’lim-ta’lim, tabligh dan lainnya menggemakan kedatangan bulan suci ramadhan, sampai di TV pun ada, semarak ramadhan selalu menggema.



Jauh-jauh hari sering kita di ajarkan, bahwa di bulan ramadhan amalan yang kita lakukan akan belipat lipat pahalanya. Sehingga kita pun di ajak untuk mempersiapkan segala apa yang harus kita jadikan bekal di bulan ramadhan, mulai dari ilmu, keuangan, fisik dan lain-lain. Apa saja amalan-amalan yang ada di bulan ramadhan. Yang pertama pastinya shaum, “ini kan wajib bagi setiap muslim yang beriman”. Yang kedua adalah tilawah al-qur-an, seperti diceritakan dalam hadits 'Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata:
وَلاَ أَعْلَمُ نَبِيَّ الله ِقَرَأَ الْقُرْآنَ كُلَّهُ فِى لَيْلَةٍ, وَلاَ قَامَ لَيْلَةً حَتَّى يُصْبِحَ وَلاَ صَامَ شَهْرًا كَامِلاً غَيْرَ رَمَضَانَ.
"Saya tidak pernah mengetahui Rasulullah SAW membaca al-Qur`an semuanya, sembahyang sepanjang malam, dan puasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan." HR. Ahmad.
Kemudian yang ketiga adalah Menghidupkan malam-malam bulan Ramadhan dengan shalat Tarawih berjamaah. Yang keempat adalah Memperbanyak sedekah dan masih banyak lagi amalan lain di bulan yang suci ini.
Facebook telah menjadi fenomena di tahun ini, mulai dari yang muda hingga yang tua, mulai dari kalangan kecil, menengah, dan elite pun tak sedikit yang kenal dengan facebook. Mungkin ada yang selalu stay tune untuk update status atau lihat update status orang lain. Dan mungkin sekarang banyak para facebook-er merasa ada yang kurang dalam kesehariannya jika belum buka facebook. Namun jika ini dilakukan, akankah kita bisa mengoptimalkan amalan-amalan kita di bulan ramadhan. Karena dengan addict atau holic nya para user facebook. Bisa jadi kesehariannya hanya di habiskan untuk facebook.
Pernah suatu ketika ada update status di facebook yang mengingatkan penulis yang isinya “banyak manakah waktu FB-an kita dengan tilawah kita” ini sangat mengingatkan kita akan terlalu banyaknya waktu FB-an di banding dengan waktu tilawah kita. Sedangkan di bulan yang suci ini seharusnya kita memeperbanyak amalan, yang salah satunya adalah tilawah. Lantas jika tilawah saja terabaikan, akankah amalan-amalan lainpun terabaikan. Memang tak semestinya FB-an kita mengurangi amalan-amalan ramadhan kita. Seharunya FB-an kita di bulan yang suci ini menambah dan mempermudah kita untuk berbuat amal.
Suatu ketika pernah ada update status dari seorang teteh di FB “Subhanallah, sisi kecerdasan otak manusia yg diciptakan Allah !! bisa bikin facebook...miniatur jaringan siapa berteman dengan siapa, kayak entar di akherat khan kita pun begitu...,cman ingaat he2 pertemanan bekal taqwa yg akan mempertemukan kita &...; tak menjadi penyesalan kelak,...smg ya..tergolong yg ini..,"Teman-teman karib pd hari itu saling bermusuhan, satu sama lain, kecuali mereka yg bertaqwa." (Q.S. 43 : 67) amiin” dari tulisan ini kita bisa melihat, bahwasanya kita bisa menambah amal kita di bulan ramadhan. Salah satunya bersilaturahim dan saling mengingatkan supaya menambah iman dan taqwa kita pada Allah SWT. Dan semoga kita di kumpulkan di surga kelak.(amiin)
Memang seharusnya FB-an Kita bisa menambah amalan kita di bulan ramadhan, mungkin ada beberapa hal yang bisa kita lakukan. Yang diantaranya adalah kita kurangi waktu FB-an kita yang kurang manfaat. Kemudian kita juga bisa optimalkan waktu FB-an kita untuk berbagi kata hikmah, mengirim murattal, bersilaturahim, bersedekah dan lain-lain. Banyak status di FB yang sering berbagi kata hikmah, seperti ketika penulis menulis artikel ini yaitu salah satunya "Hidup berjalan spt apa yang kita bayangkan, jika kita menggunakan kacamata hitam dalam memandang hidup ini, tentu saja yang terlihat hanya warna-warna kelabu. Tetapi ketika kita mencoba menggunakan KACAMATA HATI yang bening untuk melhatnya, niscaaya yg terlihat adalah barisan pelangi yang menyejukan." so ... positif thinking ... AKU BISA ... SEMANGAT !!! Spirit of Ramadhan ^_^.
Memang sesungguhnya dengan FB ini bisa menambah amal kita. Ketika kita berbagi kata hikmah, kirim murattal, dan bersilaturahhim. Mungkin saja banyak teman kita yang baca, semoga Allah mencatat itu sebagai tambahan amal untuk kita. Misalkan teman kita ada 1000, dan yang selalu stay tune depan FB 60% berarti ada 600 orang yang melihat update satatus kita. Andai satu amalan satu pahala. Berarti ketika kita update status untuk berbagi kebaikan, maka 600 pahala telah kita dapatkan. Namun jika amalan buruk, keluhan atau kedzoliman, bisa jadi dalam sekali update staus kita telah berbuat yang salah pada 600 orang atau lebih. Sehingga memang
 Tak Semestinya Facebook Mengurangi Amalan dan Pahala Ramadhan Kita. Tapi Seharusnya Facebook Menambah Amalan dan Pahala Ramadhan Kita

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1st post

Assalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh ba'da tahmid dan salawat Setelah belasan blog sya buat, ternyata inilah blog pribadi yang bener benerepribadi aku buat, semoga di postingan pertama ini bisa memberikan manfaat pada pembaca yang lainnya. amiin Wassalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh

M+(F-1)

Lama tak berpuisi karena sudah ada yang mengisi hati Lama tak berkarya karena sudah ada si Dia Lama tak berangan Karena dia sudah jadi pasangan F-1 Buka efwan Bukan F-one Bukan ef1 Tapi Fisika-1  Tapi 1 huruf sebelum itu Ialah Aku M Betul memang matematika Tapi lebih betul itu huruf pertama Si Dia yang mengisi hati Ah... Aku orang saintis Tak bisa romantis Sepuitis kata-kata manis Sudahlah Si dia kini mengisi setiap hari hati ini Biarlah kita seperti hubungan fisika dan matematika Karena kita Adalah  (F-1)ka dan Mira Guru Fisika dan Guru Matematika _____---_____

Fisikawan Muda Mencari Cinta

  Kehancuran itu bagai scattering dalam fisika kuantum namun hati tak dapat mengikuti dilatasi waktu semua hanya sebuah friksi dalam hati   ketika penantian terasa lama bagai waktu sebuah asa melewati jutaan tahun cahaya ketika cinta tak lagi beresonansi hati mencoba bagaikan benda tegar   andai cinta sang fisikawan muda bagai ikatan inti ia mencoba mengikis sedih nya dihati namun semua hanya cita yang belum tercapai bagai pendapat ketidak pastian heisenbergh semakin di coba semakin tak pasti   namun fiskawan muda tetap yakin cintanya datang tak tergantung ketinggian ketinggian pada energi potensial namun tetap pencariannya kini masih tergantung waktu t inisial, t nol, t satu, t dua, atau t final. dia tetap sabar menanti dan terus menanti menanti…. menanti…   By : al-musafir (terinspirasi dari kisah teman yang sedang gundah mencari cintanya)