Langsung ke konten utama

Sahabatku... Masih adakah sedikit idealisme dalam diri kalian ?

Sahabat
Dahulu ketika kita kuliah
kita selalu berjuang dengan idealisme kita
dahulu
kita mencinta perubahan menuju kebaikan
dahulu
siapapun kita berani lawan jika mereka dzalim
dahulu
kita rumuskan strategi hingga larut malam
dahulu kawan
itu DAHULU


sahabat
Sekarang kita dengan dunia masing masing
dunia kerja
dunia keluarga baru yang kita bangun masing-masing
MASIH ADAKAH IDEALISME KITA
yang dulu menjadi modal pergerakan kita



apakah sekarang kita sudah kalah oleh yang memiliki jabatan lebih tinggi
apakah kita takut oleh atasan?
apakah kita takut di pecat?
apakah takut gaji kita dipotong?
apakah kita takut anak istri gak dapat makan?
apakah itu semua yang kita takutkan?

Sungguh Allah tidak akan memberikan beban yang tidak sesuai dengan kadar kita
DIMANAKAH IDEALISME KITA
Apakah Kalah oleh hal Duniawi?

Kawan marilah kita pertahankan idealisme kita
walau setitik
sungguh PERUBAHAN MENUJU KEBAIKAN adalah suatu keniscayaan

Jangan sampai kita terdzolimi ataupun mendzolimi diri kita sendiri

Sahabatku.... sedikit idealisme dalam diri kita menjadi modal menuju kebaikan

Komentar

Postingan populer dari blog ini

1st post

Assalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh ba'da tahmid dan salawat Setelah belasan blog sya buat, ternyata inilah blog pribadi yang bener benerepribadi aku buat, semoga di postingan pertama ini bisa memberikan manfaat pada pembaca yang lainnya. amiin Wassalamu alaikum warahmatullahi wa barakatuh

M+(F-1)

Lama tak berpuisi karena sudah ada yang mengisi hati Lama tak berkarya karena sudah ada si Dia Lama tak berangan Karena dia sudah jadi pasangan F-1 Buka efwan Bukan F-one Bukan ef1 Tapi Fisika-1  Tapi 1 huruf sebelum itu Ialah Aku M Betul memang matematika Tapi lebih betul itu huruf pertama Si Dia yang mengisi hati Ah... Aku orang saintis Tak bisa romantis Sepuitis kata-kata manis Sudahlah Si dia kini mengisi setiap hari hati ini Biarlah kita seperti hubungan fisika dan matematika Karena kita Adalah  (F-1)ka dan Mira Guru Fisika dan Guru Matematika _____---_____

Fisikawan Muda Mencari Cinta

  Kehancuran itu bagai scattering dalam fisika kuantum namun hati tak dapat mengikuti dilatasi waktu semua hanya sebuah friksi dalam hati   ketika penantian terasa lama bagai waktu sebuah asa melewati jutaan tahun cahaya ketika cinta tak lagi beresonansi hati mencoba bagaikan benda tegar   andai cinta sang fisikawan muda bagai ikatan inti ia mencoba mengikis sedih nya dihati namun semua hanya cita yang belum tercapai bagai pendapat ketidak pastian heisenbergh semakin di coba semakin tak pasti   namun fiskawan muda tetap yakin cintanya datang tak tergantung ketinggian ketinggian pada energi potensial namun tetap pencariannya kini masih tergantung waktu t inisial, t nol, t satu, t dua, atau t final. dia tetap sabar menanti dan terus menanti menanti…. menanti…   By : al-musafir (terinspirasi dari kisah teman yang sedang gundah mencari cintanya)