2 hari yang lalu, dengan suatu ketidak sengajaan dari seoarang pribadi eka sugandi tapi mungkin itu rencana dari Allah, menonton kembali film sang murrabi, ada beberapa adegan yang membuatku merenung, tersenyum dan bersedih. kenapa itu terjadi, entahlah, mungkin itu yang sedang menjadi impian seorang eka sugandi. okeh lah kita simak saja adegan pembicaraan itu.
Istri : Abi, persediaan makanan kita akan habis.
Ustad Rahmat : uang yang abi kasih kemarin dah habis ya ?
I : Iya Bi.
U: ya gpp, kita harus bersyukur, kalau habis berarti Allah akan meberikan yang baru.
I: iya Bi
U : ya sudah kita minta saja pada Allah, nanti Allah akan meberikan pada kita
I : Iyah Minta ke Allah, tapi Ummi mintanya ke Abi
U: kenapa
I : Iya khan Rizkinya dititipin ke Abi, jadi Ummi mintanya ke Abi
(maaf mungkin bahasanya dengan bahasa saya, tidak sama persis dengan di film)di pagi hari, ust. rahmat akan berangkat berdakwah (mungkin ke gedung DPR, ngisi Halaqah, ngisi ta'lim, atau apalah, yang pasti dia berangkat untuk dakwah). sebelum berangkat dia berpamitan pada istrinya, namun sang istri meberikan informasi pada ustadz rahamat
Istri : Abi, persediaan makanan kita akan habis.
Ustad Rahmat : uang yang abi kasih kemarin dah habis ya ?
I : Iya Bi.
U: ya gpp, kita harus bersyukur, kalau habis berarti Allah akan meberikan yang baru.
I: iya Bi
U : ya sudah kita minta saja pada Allah, nanti Allah akan meberikan pada kita
I : Iyah Minta ke Allah, tapi Ummi mintanya ke Abi
U: kenapa
I : Iya khan Rizkinya dititipin ke Abi, jadi Ummi mintanya ke Abi
Nah loooohhh.....
nah loh...
BalasHapus